Malang, 6 November 2024 – Dalam rangka mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education) dan ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth), Departemen Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang (EKP FEB UM) mengadakan kuliah tamu internasional bertema “Strategies for Sustainable and Inclusive Economic Growth: Quantitative and Qualitative Approaches”.

Acara ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan dibuka secara resmi oleh Ketua Departemen Ekonomi Pembangunan, Dr. Inayati Nuraini Dwiputri, S.Si., M.Sc. Kehadiran beliau disertai dengan sambutan hangat dari MC acara, Ibu Linda Sepriliana, S.E., M.E.

Hadirkan Pakar Internasional dari Universiti Kebangsaan Malaysia

Forum ini menghadirkan tiga narasumber ahli dari Universiti Kebangsaan Malaysia, yaitu:

  • Prof. Dr. Tamat Sarmidi – membahas pentingnya penerapan metode panel data dalam analisis ekonomi berkelanjutan. Beliau juga merupakan Adjunct Professor Departemen Ekonomi Pembangunan.
  • Associate Prof. Dr. Muhammad Hakimi – mengulas penggunaan metode time series dalam strategi pembangunan ekonomi.
  • Dr. Abdul Hafizh – menawarkan wawasan terkait strategi ekonomi inklusif melalui kombinasi pendekatan kuantitatif dan kualitatif.

Ketiga narasumber memberikan perspektif mendalam yang sangat relevan dengan tantangan dan peluang pembangunan ekonomi di era modern, terutama dalam mendukung keberlanjutan dan inklusi ekonomi.

Dukung Pencapaian SDGs

Acara ini merupakan bagian dari upaya nyata EKP FEB UM untuk berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Dengan tema yang diangkat, kuliah tamu ini memperkuat komitmen institusi dalam mendorong:

  1. SDG 4: Pendidikan Berkualitas – Memberikan wawasan akademis yang relevan dan mutakhir bagi mahasiswa serta akademisi.
  2. SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi – Meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis untuk mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Antusiasme Peserta dan Dampak Positif

Kuliah tamu ini mendapat sambutan hangat dari peserta, yang terdiri atas mahasiswa, dosen, serta para peneliti. Mereka mengapresiasi materi yang disampaikan karena tidak hanya memberikan wawasan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang bermanfaat untuk penelitian dan praktik pembangunan ekonomi.

Melalui kegiatan ini, EKP FEB UM tidak hanya menjadi pusat keunggulan akademis, tetapi juga pionir dalam mendorong pembangunan ekonomi yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berbasis inovasi. Kuliah tamu ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas negara dalam mewujudkan masa depan ekonomi yang lebih adil dan progresif. (MH-AI)