MALANG, 24 Oktober 2025 – Departemen Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Malang (UM) sukses menggelar kuliah tamu (Guest Lecture) yang menyoroti urgensi evaluasi kebijakan ekonomi untuk pembangunan berkelanjutan. Acara yang berlangsung interaktif di Aula D7 Lantai 2 FEB UM ini menghadirkan pakar ekonomi, Dr. Jahen Fachrul Rezki, Ph.D. dari Universitas Indonesia, pada Jumat lalu.
Dalam kuliahnya yang bertajuk “Economic Policy Evaluation and Its Implications for Sustainable Growth,” Dr. Jahen menekankan peran krusial evaluasi dampak (impact evaluation) sebagai pilar utama dalam kerangka kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy making). Ia menggarisbawahi bahwa efektivitas suatu kebijakan ekonomi tidak cukup diukur hanya dari aspek input atau program yang dijalankan. “Yang terpenting adalah seberapa jauh kebijakan tersebut mampu menciptakan perubahan nyata dan positif terhadap kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Untuk memperjelas pandangannya, Dr. Jahen memaparkan studi kasus dari program-program sosial populer di Indonesia, seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Melalui contoh-contoh ini, ia menunjukkan bagaimana metode evaluasi dampak dapat menjawab pertanyaan fundamental: “Apakah kebijakan sosial benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan?”
Acara yang dimoderatori oleh Lustina Fajar Prastiwi, M.Ec.Dev. ini berjalan sangat dinamis, memancing antusiasme tinggi dari para peserta. Banyak mahasiswa dan dosen yang mengajukan pertanyaan seputar implementasi metode evaluasi dampak dalam konteks pembangunan daerah serta berbagai kebijakan ekonomi yang berlaku di Indonesia.
Menutup sesinya, Dr. Jahen memberikan pesan kunci bahwa metode hanyalah alat bantu. “Hal terpenting dalam sebuah penelitian adalah pertanyaan riset yang relevan, serta bagaimana kontribusi penelitian tersebut terhadap perumusan kebijakan publik yang lebih baik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Komitmen Departemen Ekonomi Pembangunan FEB UM untuk memperkaya wawasan akademik mahasiswanya juga diwujudkan melalui keterlibatan Dr. Jahen sebagai pembimbing eksternal bagi mahasiswa S1 Ekonomi Pembangunan. Ini merupakan implementasi langsung dari materi yang disampaikan, di mana mahasiswa dibimbing dalam menggunakan metode evaluasi dampak kebijakan dalam penelitian mereka.
Melalui kegiatan Guest Lecture ini, Departemen Ekonomi Pembangunan FEB UM menegaskan kembali dedikasinya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, khususnya dalam metodologi evaluasi kebijakan ekonomi. Harapannya, upaya ini dapat mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan berkontribusi nyata pada kemajuan bangsa. (MH)


