Malang, Jawa Timur – Binta Zulfia, seorang mahasiswa S1 Ekonomi Pembangunan Universitas Negeri Malang (UM), berhasil meraih prestasi membanggakan dengan berhasil mempublikasikan hasil penelitiannya di jurnal internasional bergengsi, R-Economy. Penelitian yang dilakukannya berfokus pada analisis pertumbuhan ekonomi inklusif di Jawa Timur.
Penelitian ini didukung oleh hibah penelitian skripsi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM, serta dibimbing langsung oleh Dr. Inayati Nuraini Dwiputri, S.Si., M.Sc. Uniknya, Binta berkolaborasi dengan Ekaterina Isupova, seorang pakar ekonometrika dari Novosibirsk State University, Rusia.
Dalam penelitiannya, Binta menggunakan dua metode pengukuran yang inovatif, yaitu Social Mobility Curve dan Poverty Equivalent Growth Rate. Kedua metode ini memungkinkan peneliti untuk mengukur seberapa jauh pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya kelompok tertentu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur masih belum sepenuhnya inklusif. Beberapa faktor utama yang memengaruhi inklusivitas pertumbuhan ekonomi di wilayah ini termasuk sektor manufaktur dan kesempatan kerja. Temuan ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai tantangan yang dihadapi Jawa Timur dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkeadilan.
“Penelitian ini menunjukkan bahwa investasi strategis, khususnya dalam sektor manufaktur dan penciptaan lapangan kerja, sangat penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur dan sekaligus mengurangi ketimpangan,” ujar Binta.
Lebih lanjut, Binta menjelaskan bahwa hasil penelitiannya ini tidak hanya bermanfaat bagi kalangan akademis, tetapi juga bagi pemerintah dan pembuat kebijakan di Jawa Timur. Temuan-temuan dalam penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
