Malang – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Malang (UM) bekerja sama dengan Bank Indonesia Institute menggelar kuliah tamu bertajuk “Rewiring Central Banking in ASEAN-5: A Preliminary Study on Digital Evolution, Legal Foundations, and Strategic Futures” pada Kamis, (21/8/2025), di Gedung Kuliah Bersama A20 UM.

Kegiatan ini menghadirkan Dr. Safari Kasiyanto dari Bank Indonesia sebagai pembicara utama. Diskusi kemudian diperkaya oleh akademisi terkemuka, yakni Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D. (Universitas Sebelas Maret) dan Prof. Dhiana Puspitasari (Universitas Brawijaya). Sementara itu, sesi diskusi dipandu oleh Meily Ika Permata dari Bank Indonesia Institute.

Kuliah tamu ini merupakan bagian dari rangkaian Workshop Paper untuk jurnal khusus terbitan Bank Indonesia Institute (BINS). Kehadiran para narasumber membuka ruang dialog mendalam mengenai transformasi digital, regulasi, serta arah strategis bank sentral di kawasan ASEAN.

Dalam pemaparannya, Dr. Safari Kasiyanto menegaskan pentingnya melihat transformasi perbankan tidak hanya dari sisi teknologi semata. “Transformasi digital dalam sistem perbankan tidak hanya menyangkut teknologi, tetapi juga menyangkut fondasi hukum dan tata kelola yang harus adaptif,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Irwan Trinugroho menekankan urgensi sinergi lintas sektor. “Kolaborasi akademisi, praktisi, dan regulator menjadi kunci dalam menghasilkan riset yang relevan serta bermanfaat bagi pengambilan kebijakan di tingkat regional maupun global,” jelasnya.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh mahasiswa dan dosen FEB UM yang ingin memperdalam pemahaman tentang dinamika perbankan sentral di era digital. Melalui forum ini, diharapkan terbentuk jejaring riset yang lebih kuat sekaligus memperkaya wawasan sivitas akademika terkait arah ekonomi dan kebijakan moneter di kawasan ASEAN. (MH)


Gambar: Dokumentasi Kegiatan