Malang – Departemen Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar kuliah tamu internasional bertema “Transforming the Creative Economy in the Digital Age: Challenges and Opportunities” pada Kamis (20/3/2025) di Aula Gedung D10 lantai 4. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Diane Butler, peneliti independen asal Amerika Serikat sekaligus peneliti di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Ketua Departemen Ekonomi Pembangunan, Inayati Nuraini Dwiputri, menegaskan bahwa tema kuliah tamu ini sangat relevan dengan dinamika global. Menurutnya, transformasi ekonomi kreatif di era digital bukan hanya berpengaruh pada pelaku industri, tetapi juga memiliki signifikansi bagi mahasiswa, akademisi, pemerintah, dan masyarakat luas.

“Melalui kuliah ini, kita diajak untuk merefleksikan tantangan sekaligus peluang dalam ekosistem ekonomi kreatif, yang bisa dioptimalkan untuk mendukung agenda pembangunan nasional,” ujarnya.


Gambar: Pemaparan oleh Diana Butler dari BRIN

Dalam pemaparannya, Diane Butler menekankan pentingnya inclusively creative praxis yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar manusia—sandang, pangan, dan papan. Ia menekankan bahwa ekonomi kreatif tidak sekadar soal industri budaya modern, melainkan juga mencakup kearifan lokal, inovasi berbasis komunitas, serta strategi berkelanjutan dalam menjaga keseimbangan ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Perspektif tersebut sejalan dengan kerangka internasional UN 2030 Agenda for Sustainable Development yang menekankan inklusivitas, keberagaman budaya, serta ketahanan masyarakat menghadapi perubahan.

Kuliah tamu ini juga mendorong mahasiswa untuk mengembangkan model bisnis kreatif yang adaptif terhadap digitalisasi sekaligus berkelanjutan secara sosial dan ekologis. Berbagai ide riset yang mengemuka mencakup kebijakan ekonomi kreatif dalam konteks global, peluang digital bagi UMKM kreatif, hingga strategi kolaboratif lintas sektor untuk memperkuat peran ekonomi kreatif sebagai pilar pertumbuhan nasional.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikan gagasan tersebut dalam riset dan pengembangan usaha kreatif yang inklusif serta berdampak luas bagi masyarakat. (MH)


Gambar: Dokumentasi Kegiatan